Kamis, 14 Maret 2013

SEJARAH PERKEMBANGAN MUSIK BARAT DI INDONESIA


SEJARAH PERKEMBANGAN MUSIK BARAT

1.   Zaman Kuno
Hampir  seluruh karya musik hanya berbentuk melodi yang dinyanyikan dengan suara manusia sehingga zaman ini disebut Zaman Musik Vokal. Salah satu tokoh musik pada Zaman Kuno adalah Paus Gregorius I yang karyanya menghasilkan alat alat musik dalam peribadatan dimana alat musik Gregorian berupa melodi yang dinyanyikan tanpa iringan musik sehingga tekstur lagu-lagu Gregorian lebih bersifat sakral dan hanya dimaksudkan untuk meningkatkan mutu ibadah keagamaan.


2.   Zaman Renaisans
Karya musik pada zaman ini dipengaruhi oleh bentuk ruangan gereja yang besar dan kedap suara, sehingga faktor-faktor  kejernihan, kelembutan dan keseimbangan merupakan ciri khusus.
Ciri-ciri yang terdapat pada karya pada zaman renaisans adalah sebagai berikut
1.      Media penyajian, permainan musik iringan banyak diperuntukkan  bagi penari dan vokalis perorangan.
2.      Ritme, sering terjadinya pergantian tanda tempo dan birama yang berlebihan (ditandai ketukan bertekan berat).
3.      Melodi,  masih banyak melakukan langkah pendek seperti musik Gregorian dimana melodi suara tenor digunakan nada panjang.
4.     Tekstur, poliponik dengan susunan empat suara atau lebih dimana pada akhir abad ke 16 suara sopran berperan besar. Harmoni yang banyak digunakan berbentuk triad pokok.
5.      Pola, Karya musik yang diciptakan dalam pola seperti motet, missa, madrigal, passion, fantasia, dan toccata. Pola pembentukan phrase sangat panjang sehingga penyanyi-penyanyi di tuntut memiliki teknik pernafasan yang prima.
Adapun Tokoh Musik pada zaman Renaisans dan karyanya antara lain :
a.     Geovanni Pierlugi da Palestrina (1525-1594) karyanya antara lain, Missa Papae Marcell, dan Motet Adoremus te Christe.
b.     Orlandus Lassus (1532-1594) karyanya antara lain : Penetensial Psalms, MotetTristis Estanimame dan Madrigal O Che Bon Echo.
c.      Giovanni Gabriell (1557-1623) karyanya antara lain : Sonata Piano E Forte dan Gantonas for Bass Choirs.
Adapun alat musik yang digunakan berdasarkan sumber bunyinya antara lain :
a.     Mandolin (kordofon/dawai)
b.     Lute (kordofon/dawai)
c.      Harpsichord
d.     Hord
e.      Clavichord
f.       Virginal
g.     Keyboard
h.     Cornet
i.       Organ pipa

3.   Zaman Barok
Zaman Barok dimulai setelah abad ke-16 dan sering disebut awal Gaya Modern. Pada abad ke 18, gaya Barok murni dapat berwujud dengan sempurna.
Bentuk opera mulai disuguhkan untuk khalayak ramai, sedangkan khusus untuk konser masih terbatas untuk kalangan bangsawan. Bentuk bentuk homoponik mulai muncul dimana-mana. Tangga nada mayor dan minor yang dikembangkan sejak Zaman Renaisans mulai disatukan penggunaannya terutama didalam penggarapan musik instrumental.
Ciri-ciri yang terdapat pada karya Zaman Barok adalah sebagai berikut :
a.     Media penyajian, peranan musik instrumental pada zaman ini berkembang dengan pesat.
b.     Ritme, musik vokal resetatip dan kontra menggunakan ritme bebas. Aksentuasi dilakukan karena perubahan harmonis dan nada-nada Lang dalam iringan. Karya musik yang didasarkan pada satu pola ritme dan pemakaian satu tempo yang monoton.
c.      Melodi, menggunakan ornamentasi diluar akor iringan. Melodi banyak digunakan teknik repetisi serta teknik modivikasi dari motif asli. Kalimat-kalimat lagu yang penuh perasaan dilogiskan dalam bentuk akor-akor disonan.
d.     Teksur, awal zaman Barok masih banyak dijumpai bentuk homoponi, tetapi memasuki dekade berikutnya sudah penuh dengan sonoritas dan kontrapung.  Ciri umumnya adalah  pemakaian alat musik Basso Continuo atau figure bass.
e.      Pola, bentuk bentuk passion, fantasia, dan toccata masih dilanjutkan zama Barok. Namun, bentuk bentuk opera, oratorio, cantata, sonata, concerto, grosso, dan overture sudah mulai menjadi mode.
Adapun Tokoh Musik pada zaman Barok dan karyanya antara lain :
a.     Johann Sebastian Bach(1685-1750) karyanya antara lain : Oratorio Christmas and Easter, Misa in B Minor, Passion According to St. Mathew, dan The Magnificat in D.
b.     Jean Babtisme Lully (1632-1687) karyanya antara lain, The Miserere dan Opera Gadmus et Hernione.
c.      George Frederick Handel (1685-1759) karyanya antara lain,  Meziah, Judas Maccabaeus, Israil Egypt, dan Opera Julius Caesar and Xerxes.
Adapun alat musik berdasarkan sumber bunyinya antara lain :
a.     Flute
b.     Hobo
c.      Basson
d.     Keyboard
e.      Viola dan gamba
f.       Viola Diamore
g.     Trompet
h.     Alat musik petik


4.   Zaman Klasik
Zaman klasik adalah zaman kemegahan kebudayaan Yunani atau Romawi, dan zaman dimana orang menggunakan akal.
Karakteristik musik pada zaman klasik, yaitu sebagai berikut :
a.     Bentuk, musik kamar menjadi mode dalam bentuk Sonata.
b.     Tekstur, bersifat homopon
c.      Melodi, gaya melodi bersifat kompak dan memiliki kesamaan tema
d.     Harmoni, kurang kompleks, cenderung banyak menggunakan trinada.
e.      Improvisasi, mulai hilang semua tanda-tanda frase dinamik, ornamentasi, dan akor ditulis lengkap.
Adapun Tokoh Musik pada zaman Barok dan karyanya antara lain :
a.     Joseph Haydn (1732-1809) karyanya antara lain, The Missa Solemnis in D minor, The Cello Conserto in D. Op 101, dan The Creation and The Season
b.     Wolgang Amdeus Mozart (1756-1791) karyanya antar lain, The Magic Flute, Don Giovanni, dan D Meriage of Figaro.
c.      Ludwig Von Beethoven (1770-1827) karyanya antara lain, Symphoni No. 3, The Conserto in D for Violine, dan Missa Soleonsis in D op 123.

5.   Zaman Romantik
Zaman Romantik ditandai dengan kegiatan musik yang lebih menitik beratkan pada penggarapan pada pemanfaatan timbre, ritmik, melodi dan harmoni.
Karya-karya musik pada zaman lebih mengutamakan pada garapan emosional dan dramatis. Memasuki pada abad ke 19, bentuk bentuk musik pada zaman klasik didominasu oleh program-program resital maupun konser.
Ciri-ciri yang terdapat pada karya musik zaman Romanik adalah sebagai berikut.
a.     Media penyajian, karya musik pada zaman Romantik selalu dipertunjukkan pada gedunggedung konser dan opera maupun tempat tempat pertunjukan khusus.
b.     Ritme, yang mendukung ide serta ekspresi seseorang makin lengkap.  Denyutan denyutan ritmik, perubahan matra, sinkopisasi dalam berbagai pola mulai menjadi mode.
c.      Melodi, pembuatan melodi untuk vocal sangat dipengaruhi oleh gaya pembuatan melodi instrumen.
d.     Tekstur, sebagian besar berbentuk homophonik yang sudah dikembangkan dengan pemakaian akor-akor disonan, ornamentasi, dan teknik kontrapung secara bebas.
e.      Pola, pembentukan karya musik bentuk garapannya Rhapsodi  dan usaha-usaha musikalisasi puisi.
Adapun Tokoh Musik pada zaman romantik dan karyanya antara lain :
a.     Franz Schubert (1797-1828), karyanya antara lain, Unfinished Symphony, C Mayor Symphony, The Great, dan Death and the Maiden.
b.     Felix Mendelson (1809-1847) karyanya antara lain, Scotch, Italian and Reformation, Eliyah, dan A Midsummer night’s Dream
c.      Franz Lizt (1811-1886) karyanya antara lain, Faust Symphony, Funerailles, Sonata in B Minor, dan Hungarian Rhapsodies
d.     Peter Ilich Tchaikvsky (1840-1893) karyanya antara lain Pathetique no. 6, Piano concerto in B Flat Minor, dan Romeo and Juliet.
e.      Antonin Dvorak (1814-1907) karyanya antara lain, Symphoni no. 5 (From the World)  dan String Quartet in F Mayor.
f.       Richard Wagner (1813-1883) karyanya antara lain, Lohengrin, Die Meister Singer, Tannhauser, dan Tristan und Isolde.
g.     Johannes Brahms (1833-1897) karyanya antara lain, Symphoni no. 3, German Requiem, The Double Concerto for Violin and Celo, Hungarians Dances and Overture the Academic festival and The Tragic.
Adapun alat musik yang digunakan berdasarkan sumber bunyinya antara lain :
a.     Alat musik gesek
b.     Picolo
c.      Clarinet
d.     Horn
e.      Trombon
f.       Tuba
g.     Harpa
h.     Alat Musik pukul


6.   Zaman Impressionisme
Karya-karya musik pada zaman impressionisme ditandai oleh poenggunaanakor-akor disonan yang waktu itu dianggap menyimpang dari kaidah yang telah mapan di masyarakat.  Paduan nada yang kurang disenangi masyarakat justru menjadi mode khususnya untuk menutup suatu kadens.
Karakter pada zaman Impressionisme antara lain :
a.     Media penyajian, penggunaan alat musik flute dan klarinet selalu diarahkan untuk suara beregister rendah, sedangkan Violin untuk register tinggi. Disamping itu alat-alat musik terompet, horn, selesta, dan glokkenspiel mulai digemari untuk memainkan kalimat lagu pendek.
b.     Ritme, sebagian besar karya-karya pada zaman impressionisme ditandai dengan gerakan akor-akor paralel. Bahkan, mulai kelihatan kegemaran masyarakat dengan pemakaian akor-akor sembilan dengan denyutan-denyutan bas dari akor sustain
c.      Melodi, pada zaman impressionisme ditandai dengan penggunaan melodi dan tangga nada yang dipengaruhi oleh musik gamelan
Adapun tokoh musik pada zaman Impressionisme beserta karyanya yaitu Acille Claude Debussy (1862-1918) karnyanya antara lain, L’enfant Prodique dan Pelleas et Melisande

Pendapat : Menurut kami perkembangan musik Barat terus berkembang di setiap zamannya baik itu zaman Kuno, Renaisans, Barok, Klasik, Romantik dan zaman Impressionisme meskipun masih ada sedikit persamaannya. Tokoh-tokoh beserta karya bahkan peninggalan telah membuktikan musik terus menerus berkembang meskipun awalnya musik itu bersifat sakral (keagamaan) namun seiring waktu musik sudah dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.



 FOLLOW : @R_SKY27

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beri komentarmu untuk menjadi Motivasi :)